Tuesday, June 16, 2015

Tayangkan adegan kekerasan, KPI tegur dua acara berita Metro TV

KPI telah menemukan 2 (dua) acara berita Metro TV yang telah melanggar P3 (Pedoman Perilaku Penyiaran) pasal 22 ayat (3) yang berbunyi: "Lembaga penyiaran dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik wajib tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS)." dan SPS (Standar Program Siaran) Pasal 40 huruf a yang berbunyi "akurat, adil, berimbang, tidak berpihak, tidak beritikad buruk, tidak menghasut dan menyesatkan, tidak mencampuradukkan fakta dan opini pribadi, tidak menonjolkan unsur kekerasan, dan tidak mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan". Acara berita tersebut ialah Metro Pagi dan Metro Malam. Acara tersebut menampilkan adegan kerusuhan, warga yang memukuli polisi dalam aksi unjuk rasa di Meksiko.
KPI Pusat menilai muatan kekerasan tersebut tidak pantas untuk ditayangkan. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas larangan menonjolkan unsur kekerasan dalam prinsip-prinsip jurnalistik. Adegan tersebut ditayangkan pada tanggal 28 Mei 2015 pukul 00.18 WIB (Metro Malam) dan 05.08 WIB (Metro Pagi).
Atas pelanggaran pasal 22 ayat (3) P3 dan pasal 40 huruf a SPS, KPI memberikan teguran tertulis sesuai dengan pasal 79 ayat (1) SPS yang berbunyi "Program siaran yang melanggar sebagaimana diatur pada ketentuan Pasal 6; Pasal 7 huruf b, c, dan d; Pasal 8; Pasal 9; Pasal 10 ayat (1); Pasal 11; Pasal 13 ayat (1) dan ayat (2); Pasal 14; Pasal 15; Pasal 16; Pasal 17; Pasal 18 huruf e, g, h, i, j, dan k; Pasal 19; Pasal 20 ayat (3); Pasal 21; Pasal 22; Pasal 23 huruf d; Pasal 25; Pasal 26; Pasal 27 ayat (2); Pasal 28 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3); Pasal 29 ayat (2); Pasal 30 ayat (1) huruf a, b, c, d, e, dan g dan ayat (2); Pasal 31; Pasal 32; Pasal 33 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4); Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2); Pasal 35 ayat (4); Pasal 36 ayat (4); Pasal 37 ayat (4); Pasal 38 ayat (2); Pasal 39; Pasal 40; Pasal 41; Pasal 42; Pasal 43; Pasal 44; Pasal 45; Pasal 46; Pasal 47; Pasal 49; Pasal 50 huruf a dan c; Pasal 51; Pasal 52; Pasal 53; Pasal 54; Pasal 55 ayat (1) dan ayat (2); Pasal 56; Pasal 58 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) huruf d, f, g, h, dan ayat (5); Pasal 59; Pasal 60; Pasal 61; Pasal 62; Pasal 65; Pasal 66 ayat (2); Pasal 67; Pasal 68; Pasal 69; Pasal 70; Pasal 71, dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis oleh KPI"
Atas Teguran tersebut, saya menyampaikan bahwa (bagian) tayangan yang memiliki adegan kekerasan tidak pantas untuk ditiru dan ditayangkan. Caranya ialah memotong bagian video yang terdapat unsur kekerasan atau menyamar/menyensornya agar tidak mudah ditiru oleh anak dibawah umur maupun orang dewasa yang mudah terpengaruh. Saya harap semoga tidak terjadi lagi pelanggaran serupa.

Friday, June 12, 2015

Siapakah Juara D'Academy 2?

Tak sabar lagi kita menantikan juara ajang pencarian penyanyi dangdut Indonesia, D'Academy (Dangdut Academy) 2. Setelah pengumuman Juara D'Academy 2 ditunda (5/6),  Evi (Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan) dan Danang (Banyuwangi, Jawa Timur) kembali bertarung di panggung D'Academy 2. Siapakah Juara D'Academy 2? Apakah Evi atau Danang? Jangan lewatkan rangkaian acara "Konser Kemenangan D'Academy 2" yang telah dimulai sejak pukul 17.00 WIB.  Nanti pukul 18.00 WIB akan dimulai siaran langsung "Result Show Grand Final D'Academy 2" Live dari Studio 5 Indosiar dan Outdoor Studio Emtek City Jakarta.
Saat ini, sedang berlangsung acara "Siapa Juara? Evi atau Danang?" sejak pukul 17.00 WIB. Ayo dukung terus biduan andamelalui SMS dengan cara ketik:

  • DA Evi (Untuk mendukung Evi)
  • DA Danang (Untuk Mendukung Danang)
Kirimkan SMS ke:

  • 98888 (Untuk Pengguna Telkomsel)
  • 97288 (Untuk Pengguna Indosat)

Saturday, June 6, 2015

Pengumuman Juara Dangdut Academy 2 Ditunda

Siapakah Juara D'Academy 2 (Dangdut Academy 2)? Apakah Evi (Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan) ataukah Danang (Banyuwangi, Jawa Timur)? Mengenai perolehan SMS sementara, antara Evi Masamba dan Danang Banyuwangi masih sama-sama naik turun. Namun, Polling SMS masih dibuka hingga menjelang detik-detik penentuan juara Dangdut Academy 2 pada acara "Konser Grand Final Result Show D'Academy 2" hari Jumat, 12 Juni 2015.

Tadi malam, Evi meraih polling SMS Tertinggi di akhir acara "Konser Grand Final Duel D'Academy 2"

Dukung terus peserta D'Academy 2 Dengan Cara ketik:

  • DA Evi
  • DA Danang
Kirim SMS ke:

  • 98888 untuk pengguna Telkomsel
  • 97288 untuk pengguna XL dan Indosat
Nantikan Juaranya di "Konser Grand Final Result Show D'Academy 2" hari Jumat, 12 Juni 2015 mendatang.

Tuesday, March 17, 2015

TV Digital

TV digital adalah siaran audio (suara), video (gambar), dan informasi tambahan lainnya yang dipancarkan dalam bentuk format digital. Kata “digital” itu sendiri sudah sangat sering digunakan dalam bahasa teknologi modern dan umumnya mengacu pada suatu entitas fisik yang dikuantisasi dan diwakili oleh karakter biner.


Pendorong pengembangan televisi digital antara lain:
  • Perubahan lingkungan eksternal
  • Pasar televisi analog yang sudah jenuh
  • Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel
  • Perkembangan teknologi
  • Teknologi pemrosesan sinyal digital
  • Teknologi transmisi digital
  • Teknologi semikonduktor
  • Teknologi peralatan yang beresolusi tinggi

Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital. Perbandingan lebar pita frekuensi yang digunakan teknologi analog dengan teknologi digital adalah 1 : 6. Jadi, bila teknologi analog memerlukan lebar pita 8 MHz untuk satu kanal transmisi, teknologi digital dengan lebar pita yang sama (menggunakan teknik multipleks) dapat memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus untuk program yang berbeda.

TV digital ditunjang oleh teknologi penerima yang mampu beradaptasi sesuai dengan lingkungannya. Sinyal digital dapat ditangkap dari sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama sehingga daerah cakupan TV digital dapat diperluas. TV digital memiliki peralatan suara dan gambar berformat digital seperti yang digunakan kamera video.

Kelebihan TV Digital, yaitu sbb:
  • Gambar lebih tajam
  • Suara lebih tajam
  • Channel lebih Banyak, 1 kanal bisa menampung 6-8 stasiun TV
  • Hemat daya pancar dan tempat kosong
  • Bisa dinikmati dengan daya pancar kecil
Kelemahan Tv Digital, yaitu sbb:

Jika kanal TV digital ini diberikan secara sembarangan kepada pendatang baru, selain penyelenggara TV siaran digital terrestrial harus membangun sendiri infrastruktur dari nol, maka kesempatan bagi penyelenggara TV analog eksisting seperti TVRI, 5 TV swasta eksisting dan 5 penyelenggara TV baru untuk berubah menjadi TV digital di kemudian hari akan tertutup karena kanal frekuensinya sudah habis.

Transisi ke TV Digital

Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Maaf, ya Saya belum punya peralatan itu. Nanti diusahakan segera membeli peralatan tv digital. Kalau udah beli, baru kita dapat mengupdate kembali secara rinci untuk wilwyah Jakarta.

Zona siaran TV analog dan TV digital di Indonesia

.TV Analog
TV Digital
No.
Provinsi
Zona
Wilayah
Sumatra
1.
Nangroe Aceh Darusalam
1
Sumatra bagian Utara
2.
Sumatera Utara
3.
Sumatra Barat
2
Sumatra bagian tengah
4.
Riau
5.
Jambi
6.
Kepulauan Riau dan Sekitarnya
15
Kepulauan Riau dan Sekitarnya
7.
Sumatra Selatan
3
Sumatra bagian Selatan
8.
Bengkulu
9.
Bangka Belitung
10.
Lampung
Jawa
11.
Banten
4
Jabodetabek dan Banten
12.
DKI Jakarta
13.
Jawa Barat
5
Jawa Barat
14.
Jawa Tengah
6
Jawa Tengah dan Yogyakarta
15.
Daerah Istimewa Yogyakarta
16.
Jawa Timur
7
Jawa Timur
Nusa Tenggara
17.
Bali
8
Nusa Tenggara
18.
Nusa Tenggara Barat
19.
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan
20.
Kalimantan Barat
13
Kalimantan bagian barat
21.
Kalimantan Tengah
22.
Kalimantan Timur
14
Kalimantan bagian timur
23.
Kalimantan Selatan
24.
Kalimantan Utara
Sulawesi
25.
Sulawesi Selatan
11
Sulawesi bagian Selatan
26.
Sulawesi Tenggara
27.
Sulawesi Barat
28.
Sulawesi Tengah
12
Sulawesi bagian Utara
29.
Gorontalo
30.
Sulawesi Utara
Maluku
31.
Maluku
10
Maluku
32.
Maluku Utara
Papua
33.
Papua
9
Papua
34.
Papua Barat


Tuesday, February 24, 2015

Lagu jadul (lagu lama) Tidak ada matinya

Lagu jadul menjadi tren bagi masyarakat yang menyukai lagu-lagu jadul. Lagu jadul berasal dari para selebriti yang terkenal pada masa lampau, seperti (Alm.) Chrisye, (Alm.) Rinto Harahap, (Alm.) Alda Risma Keenan Nasution, Warna, Jikustik, Vina Panduwinata, dll. Lagu ini pernah populer di masa lampau, seperti era dekade 1970an, 1980an, 1990an, 2000an, dll. Ada lagu jadul yang pernah didaur ulang oleh artis yang pernah populer saat ini, Seperti Vidi Aldiano, SMASH, Syahrini, Rio Febrian ft. Margareth.  Saya akan menampilkan contoh album lagu jadul.

 Ini salah satu album (Alm.) Alda Risma "Aku Tak Biasa" di tahun 1998. Terdapat lagu yang berjudul "Aku Tak Biasa" yang dipopulerkan kembali oleh Syahrini pada tahun 2010.

 Ini salah satu album Warna "Dalam Hati Saja" di tahun 1998. Di album ini terdapat lagu yang berjudul "Rindu Ini" yang dipoulerkan kembali oleh SMASH pada tahun 2013.

 Ini merupakan album Warna "Warna With Friends" di tahun 2006. Di Album Ini terdapat lagu yang berjudul "50 Tahun Lagi" yang dipopulerkan kembali oleh Yuni Shara dan Raffi Ahmad pada tahun 2010.

 Ini merupakan album (Alm.) Chrisye "Pergilah Kasih" di tahun 1989. Di Album ini, terdapat lagu yang berjudul "Pergilah Kasih" yang dipopulerkan kembali oleh D' Massiv pada tahun 2012.

Berikut adalah lagu jadul yang pernah di daur ulang

<Artis> - <Judul> (<Tahun>) - <Dipopulerkan kembali oleh> (<Tahun>)
Elvy Sukaesih - Kereta Malam (1979) - Soimah, Juwita Bahar (2013)
(Alm.) Chrisye - Pergilah Kasih (1989) - D' Masiv (2012)
(Alm.) Chrisye - Kisah Cintaku (1988) - Peterpan (Kini Noah) (2008)
(Alm.) Chrisye ft. Tohpati - Panah Asmara (2004) - Afgan (2011)
Warna - Rindu Ini (1998) - SMASH (2013)
Broery Marantika ft. Dewi Yull - Kharisma Cinta (1980an) - Rio Febrian ft. Margareth (2014)
Warna - 50 Tahun lagi (2006) - Yuni Shara ft. Raffi Ahmad (2010)
Keenan Nasution - Nuansa Bening (1979) - Vidi Aldiano (2008)
(Alm.) Chrisye - Hip Hip Hura (1985) - Super Girlies (2012)

Thursday, February 19, 2015

Pengalaman Terapi di Santa Maria Imaculata Autism Boarding School (Sebelum masuk)

Sebelum Andre dan Rian masuk ke Imaculata, Andre dan Rian memiliki kebiasaan buruk, yaitu sulit belajar, hanya ingin main perosotan, ayunan, dll di sekolah, berak suka ngeden, makannya hanya kulit ayam goreng di McDonals, mie, Hoka-Hoka Bento, dll tanpa menikmati sayur-sayuran dan buah-buahan, suka main di Gereja, nontonnya kartun di lativi (tvone), dan sering main komputer.
ayahku pertama kali mengetahui Santa Maria Imaculata Autism Boarding School di Jakarta melalui Spanduk "Sekolah dan Asrama Santa Maria Imaculata Autism Boarding School" yang menerima anak kebutuhan khusus. Papa menginginkan Andre dan Rian bisa berperilaku baik seperti anak sekolah umum.
Saat itu, Andre dan Rian pernah masuk sekolah umum dari TK hingga kelas 1 SD. Andre di TK St. Yohans Rasul Selama dua tahun, sedangkan Rian di TK Marga laksana selama satu tahun setelah di TK St. Yohanes Rasul Selama satu tahun, kemudian Andre masuk SDS Budahya II St. Agustinus Buaran sampai ujian kenaikan kelas 2005 (19, 20. 21, 27, dan 28 Mei 2005) karena kebiasaan andre yang usil, suka tidak mau mencatat, menghapus papan tulis saat teman mencatat, buka rok teman, dll, dan Rian masuk SD BPSK Bunga Rampai setelah masuk sekolahnya Andre selama satu minggu dan hanya bertahan selama 6 bulan karena suka bandel di sekolah. Akhirnya, pada tanggal 1 Juni 2005, Andre dan Rian masuk ke Imaculata. Pada tanggal itu, sebelum berangkat ke Imaculata, Andre dan Rian sempat nonton kartun saat orang tua akan mengetik pernyataannya menggunakan mesin ketik. Saat berangkat, orang tua kami sempat ke Permata Bank Pulogadung, kemudian diajak ke McDonals Arion Mall untuk makan.

Kelahiran Andre dan Rian

Andre dan Rian sebelum lahir, ibu saya, Reni Sunaryati hamil selama 8 bulan karena kondisi ibunya yang tidak kuat lagi hamil. Dan akhirnya, Tanggal 7 Agustus 1997,di Rumah Sakit St. Carolus,  Lahirlah Andre dengan nama lengkapnya "Bernardus Andre Agusta Wiradharma" pada pukul 01.50 WIB. 10 Menit Kemudian (pukul 02.00 WIB), Lahirlah Rian dengan nama lengkapnya "Heribertus Rian Agusta Wiratama". Keduanya lahir dengan berat masing-masing 1700 gram dan tinggi masing-masing 42 cm, dan keduanya harus masuk incubator selama 20 hari setelah dilahirkan karena berat badannya belum normal (2000 gram) saat lahir dan usia kehamilan ibu belum 9 bulan. Di incubator, Andre dan Rian pernah diinfus di kepala. Setelah kami di incubator, Andre dan Rian pulang ke Rumah Ibunya di Jl. Malaka Raya No. 16, Perumnas Klender, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur karena kondisinya sudah seperti bayi yang normal dengan berat 2 Kg.

Monday, December 15, 2014

Lirik lagu Upin & Ipin Terima Kasih Cikgu

Inilah lirik lagu Upin & Ipin - Terima Kasih Cikgu.

Tulus setiamu Cikgu telah mengajar kami
Membekalkan ilmu untuk masa depan
Dari ABCDE 1 2 dan 3
Hingga aku tahu baca dan kira

Tak terhingga pengorbananmu
Hingga aku besar kan ku ingat selalu

Terima kasih padamu Cikgu
Jasamu akan ku kenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terima kasihku kepadamu Cikgu

Terima Kasih Cikgu...

Kaulah pelita hidup bagi kami semua
Menuju jalan ke arah yang benar
Pebuh ikhlas dan tulus membimbing dan mengajar
Untuk memastikan kami berjaya

Tak terhingga pengorbananmu
Hingga aku besar kan ku ingat selalu

Terima kasih padamu Cikgu
Jasamu akan ku kenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terima kasihku kepadamu Cikgu

Tak terhingga pengorbananmu
Hingga aku besar kan ku ingat selalu

Terima kasih padamu Cikgu
Jasamu akan ku kenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terima kasihku kepadamu Cikgu

Terima kasih padamu Cikgu
Jasamu akan ku kenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terima kasihku kepadamu Cikgu

Terima kasih padamu Cikgu
Jasamu akan ku kenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terima kasihku kepadamu Cikgu

Monday, December 8, 2014

Perlukah stasiun tv mengadakan penerjemah Bahasa Isyarat?

sumber: www.tvri.co.id/live_streaming
Tahukah anda? Tunarungu adalah kondisi fisik yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan seseorang untuk mendengarkan suara. Nah dengan ini, anda bisa tahu tentang keberadaan seseorang yang mengalami tunarungu. Bagaimana keberadaan penerjemah bahasa isyarat di Indonesia? Sayangnya, saat ini penerjemah bahasa Isyarat Indonesia hanya terdapat pada acara Indonesia Malam di TVRI. Tayangnya, setiap hari pk. 19.00 WIB / 20.00 WITA / 21.00 WIT. Karena keterbatasan penerjemah bahasa isyarat, Andre berharap agar stasiun tv, maupun pemerintah mengadakan pengenalan bahasa isyrarat kepada masyarakat luas, dan pelatihan bahasa isyarat untuk yang berminat untuk menjadi penerjemah bahasa isyarat. Penerjemah Bahasa Isyarat pernah ada di acara debat Capres II dan III, Debat Cawapres II, dan Debat Capres-Cawapres Final. Dengan adanya penerjemah bahasa isyarat, penyandang tuna rungu bisa mendapatkan informasi dalam suatu berita dengan baik seperti orang biasa yang mendengarkan berita. Fasilitas penerjemah bahasa isyarat di program berita di TVRI terletak di pojok kanan bawah, sedangkan di acara debat Capres -  Cawapres terletak di pojok kiri bawah.

  • Berapa jumlah penyandang tunarungu di Indonesia?

Jumlah penyandang tunarungu di Indonesia mencapai 2,547,626 jiwa (Kemensos RI 2010)

  • Apa suka duka penerjemah bahasa Isyarat Indonesia saat debat Capres-Cawapes 2014?

Ini berita tendang suka duka penerjemah Bahasa Isyarat yang stressfull dan disumpah netral.

Jakarta - Sejak debat capres kedua, ada yang berbeda di layar televisi. Ada kotak persegi kecil di sudut kiri bawah berisi orang yang memperagakan bahasa isyarat. Mereka tampil atraktif dengan tangan gesit dan mimik ekspesif. Bagaimana kisah di balik penerjemah bahasa isyarat itu?

Setelah timbul protes dari penyandang disabilitas terkait debat capres pertama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) untuk menyediakan penerjemah bahasa isyarat di debat kedua dan seterusnya. 

Di arena debat, penerjemah bahasa isyarat ini ditempatkan di bilik kecil di dalam ruangan debat, dilengkapi dengan kamera yang menyorotnya serta monitor untuk mengetahui gerakan bahasa isyarat.

"Kemarin biliknya di dekat operator," tutur salah satu penerjemah bahasa isyarat dari Gerkatin, Pinkan CR Warouw, saat berbincang dengan detikcom yang ditulis Selasa (24/6/2014).

Durasi debat capres dibagi 6 segmen, jadi Gerkatin menyediakan 6 penerjemah bahasa isyarat untuk tiap Debat Capres. Masing-masing penerjemah mendapatkan jatah 1 segmen. Di bilik itu, mereka bekerja diawasi oleh guru atau penasihat dari orang tunarungu untuk mengawasi. 

"Kerjanya tandem ya. Tiap segmen 1 orang penerjemah, plus di situ ada seorang guru atau penasihat dari orang tuli untuk melihat kalau ada yang salah langsung dicatat," tuturnya.

Penerjemah bahasa isyarat yang digunakan Gerkatin khusus memakai bahasa isyarat Indonesia (Bisindo). Dari Wikipedia, disebutkan ada beberapa bahasa isyarat, selain Bisindo ada bahasa isyarat Amerika dan bahasa isyarat Inggris. 

Lantas bagaimana penerjemah bahasa isyarat mengikuti ritme Debat Capres yang cepat itu? "Ini sangat stressfull ya, karena kami diharuskan menjaga kenetralan," jawabnya. 

Saat meneken kerja sama dengan KPU, Gerkatin disumpah netral di hadapan perwakilan dua peserta Pilpres. "Kami ada sumpah jabatan. Kami disumpah di depan kedua kubu disaksikan KPU, selain kode etik interpreter. Kami disumpah lho, takut sama Tuhan," tutur perempuan yang sudah belajar bahasa isyarat selama 15 tahun ini. Sumber: http://news.detik.com/read/2014/06/24/113509/2617499/1562/kisah-penerjemah-bahasa-isyarat-debat-capres-stressfull-disumpah-netral

  • Bagaimana dengan penerjemah bahasa isyarat di era 1990an?
Pada era 1990an, penerjemah bahasa isyarat terdapat pada acara "Siaran Berita TVRI",  "Dunia Dalam Berita TVRI", dan "Seputar Indonesia RCTI" Penerjemah bahasa Isyarat ditampilkan di sudut kanan bawah layar tv.

Friday, November 21, 2014

Lirik lagu #SalamGigitJari


Inilah lirik lagu ‪#‎SalamGigitJari‬
Dia kagak menang total, menang juga, pake curang
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi (JK)
Dia emang gak punya visi, maju karena Megawati
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi (JK)
Dulu mereka anti asing, sekarang temenin asing
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi (JK)
Mereka bilang kita nafsu, sekarang siapa yang nafsu
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi
Salam gigit jari, siapa suruh pilih Jokowi (JK)
Lirik lagu ini diambil dari: https://www.youtube.com/watch?v=OHEHBxO7MZY
Lirik lagu ini saya tulis karena #SalamGigitJari jadi trending topic di media so
sial (Terutama di Twitter) saat kenaikan harga BBM subsidi Selasa (18/11) kemarin.

Lirik lagu ini diadopsi dari lagu #Salam2Jari.